Skip to content

Hardware

Mei 23, 2012

 A.    Pengertian Hardware

Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi. Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

B.     Kategori elemen Hardware

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :

1. input divice (unit masukan)

Input device terdiri dari keyboard dan mouse

2. Process device (unit Pemrosesan)

Process device adalah microprocessor (ALU, Internal Communication, Registers dan control section)

3.  Output device (unit keluaran)

Output device terdiri dari monitor dan printer

4. Backing Storage ( unit penyimpanan)

Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD ROM, Magnetic tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM.

5. Periferal ( unit tambahan)

Sedangkan komponen Periferal Device merupakan komponen tambahan atau sebagai komponen yang belum ada atau tidak ada sebelumnya. Komponen Periferal ini contohnya : TV Tuner Card, Modem, Capture Card

 C.    Unit Masukan ( Input Device )

Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan komputer.

a.      Keyboard

Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.

b.      Mouse

Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya.

 D.    Unit Pemrosesan (Process device)

Yang termasuk ke dalam Unit pemrosesan adalah,

a)      Power Supplay

Lower supplay menyediakan arus listrik untuk berbagai peralatan CPU power supplay mengkonversi listrik dan menyediakan aliran listrik tetap untuk digunakan komputer. Kualitas power supplay menentukan kwalitas kinerja komputer. Daya sebesar 300-400 wat yang disalurkan power supplay biasanya cukup bagi komputer yang digunakan untuk pengetikan ataupun grafik. Sementara, daya 400-500 watt dibutuhkan jika komputer bekerja menggunakan banyak menggunakan Periferal ( unit tambahan).

b)      Register

Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan kecepatan akses sangat tinggi. Register digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara data dan instruksi lainnya menunggu giliran diproses akan disimpan dalam main memory. Register dalam CPU terdiri adri:

  1. Instruction Regi  digunakan untuk menyimpan instruksi yang sedang diproses.
  2. Program Counter adalah register yang digunakan untuk menyimpan alamat lokasi main memory yang berisi instruksi yang sedang diproses.
  3. General purpose regis teryaitu register yang mempunyai berbagai macam fungsi yang berhubungan dengan data yang diproses
  4. Memory data register, yaitu register yang digunakan untuk menampung data atau insturksi yang dikirim dari main memeory ke CPU
  5. Memory address register digunakan untuk menamnpung alamat data atau instruksi pada main memory yang akan diambil atau yang akan diletakkan.

c)      Cacha memory

Cache memory merupakan memori sekunder berkecepatan tinggi yang digunakan untuk meningkatkan kinerja computer, yaitu meningkatkan efisiensi kerja CPU dan mengurangi waktu yang terbuang. Cache Memory terdiri atas:

  1. Internal, digunakan untuk komputasi berkecepatan tinggi.
  2. External, digunakan sebagai buffer untuk menyimpan program dan data.

d)     Random Access Memory

Data dan program yang dimasukan melalui alat masukan akan disimpan terlebih dahulu di dalam RAM yang ada di dalam main memory  Data dan program tersebut dapat ditulis, diambil, atau dihapus isinya oleh pembuat program secara acak. Struktur RAM terdiri atas:

  1. Input Storage, yaitu bagian RAM yang digunakan untuk menampung input yang dimasukan melalui alat masukan.
  2. Program storage, yaitu bagian RAM yang digunakan untuk menyimpan semua instruksi program yang akan diakses.
  3. Working Storage, yaitu bagian RAM yang digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil olahan
  4. Output storage, yaitu bagian RAM yang digunakan untuk menampung hasil akhir olhana data yang akan ditampilkan kea lat keluaran

e)      Read Only Memory

Isi ROM hanya dapat dibaca saja, tidak dapat diubah/ditulisi, Pengisiin ROM ini dilakukan oleh Pabrik pembuatnya. Di dalam ROM, hardware dan software dijadikan satu oleh pbarik pembuatnya. ROM berisi system operasi yang memuat program penting yang diperlukan oleh system computer.

 E.     Output device (unit keluaran)

  1. Printer

Printer adalah alat keluaran yang termasuk jenis hardcopy device. Macam, bentuk ukuran serta ketajaman hasil cetakan printer dapat berbeda-beda. Ukuran kertas yang dapat digunakan pada printer juga beragam.  Printer digunakan sebagai media pencetak teks, grafik, karakter, gambar dan lainnya. jenis printer adalah :

  1. Dot-Matrix, printer  jenis ini masih banyak digunakan karena biaya operasional yang cukup murah dibanding jenis lain. tinta printer ini menggunakan pita dengan catridge yang bisa diisi ulang. Cara kerja printer ini pada saat mencetak karakter pada media kertas adalah menggabungkan titik-titik karena ujung head-nya berbentuk jarum, dan biasanya pada saat terjadi pencetakan printer ini mengeluarkan bunyi yang cukup keras yang disebabkan oleh pergerakan jarum pada saat mencetak karakter dikertas. contohnya printer dot-Matrix diantaranya Epson LX-800, LX-300, LQ-2170; Panasonic dan lain-lain.
  2. Ink-Jet, teknik pencetakan pada printer ink-Jet dilakukan dengan menyemburkan tinta cair ke head dan  head membentuk karakter-karakternya dengan suara yang relatif lirih. Tinta ink-jet pada umumnya disediakan bersama catridge, dan pada umumnya mendukung penggunaan warna.
  3. Laser-Jet, teknologi laser-jet ini mempunyai tingkat kehalusan karakter yang sangat tinggi dan menyerupai teknologi mesin fotocopy.
  1. Monitor

Monitor termasuk salah satu jenis softcopy device. Tampilan dilayar monitor dapat berupa data masukan ataupun informasi hasil pengolahan. Ukuran layar dan merk monitor dapat berbeda-beda seperti layaknya layar televisi. layar monitor ada yangmenggunakan layar cembung dan ada pula yang menggunakan layar datar (flat). monitor dibedakan berdasarkan warna dan resolusinya. Resolusi menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor.

Berikut ini adalah jenis monitor berdasarkan warna dan resolusinya.

  1. Monitor monochrome, monitor jenis ini hanya memiliki 1 jenis warna, biasanya putih, jingga, atau hijau. Monitor ini banyak digunakan pada komputer XT kecuali monochrome jenis VGA.
  2. Monitor CGA (Color Graphic Adapter) jenis ini merupakan monitor warna pertama dengan resolusi 640×480 dan dapat menampilkan hingga 64 warna, menggunakan konektor jenis D9 pin dalam 2 baris.
  3. Monitor EGA (Enhanced Grapichs Adapter)
  4. Monitor VGA (Video Graphics Array), monitor jenis ini mempunyai resolusi maksimal 640×480 dan dapat menampilkan hingga 256 macam warna, dengan konektor jenis D 15 pin dalam 3 baris.
  5. Monitor SVGA (super VGS), monitor ini mampu menampilkan gambar dengan resolusi tinggi sampai 1024×768 dan dapat menampilkan hingga 16.536 macam warna (16 bit) dan apabila didukung oleh VGA Card yang bagus mampu menampilkan hingga 65.536 macam warna (24 bit).

Gambar monitor.

 c.       LCD Infokus

Fungsi infocus hampir sama dengan monitor, yaitu untuk menampilkan data masukan ataupun informasi hasil pengolahan data. perbedaannya, infocus memerlukan objek lain sebagai media penerima pancaran signal yang dipancarkannya. Media penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan berwarna terang, misal dinding puting, whiteboard, ataupun layar putih. gambar LCD monitor/infocus.

F.     Backing Storage

a)      Memori Sekunder

Memori sekunder dipergunakan untuk menyimpan data, informasi, dan program secara permanen sebagai berkasdi/file. Contoh memori sekunder adalah floppy disk, hard disk, zip drive, cd/dvd Room dan lain-lain.

Memori sekunder memiliki alat untuk membaca dan menulis. Alat untuk membaca dan menulis pada hardisk disebut head sedangkan pada floppy disk disebut side.

Berdasarkan medianya, memori sekunder ini terdiri tas:

  1. Optical disk
  • Ebggubajab prinsip optis, yaitu berdasarkan pantulan cahaya
  • Pembeacaan data tidak melibatkan kontak fisik antara head dan disk.
  • Proses penulisan datanya lebih lambat
  • Lebih awet
  • Contohnya: CD Room
  1. Magentic Storage
  • Dapat berbentuk disk/ tape
  • Media penyimpanan ini menggunakan bahan serbuk magent
  • Akses data menggunakan prinsip induksi magnetis
  • Jenis ini terdiri atas magnetic tape dan magnetic disk

Beberapa tipe penyimpanan data tersebut antara lain,

  1. Magnetic tape

Magnetic tape berbentuk pita panjang dan terbuat dari bahan plastic film yang dapat dimagnetisasi. Metode penympnan yang digunakan bisa dngan metode blockingatau tanpa blocking. Resiko yang dihadapi pada media jenis ini adalah sensitive terhadap distorsi, debu, kelembababn, magnet dan suhu tinggi.

  1. Hard Disk

Hardisk dibuat dari bahan berupa alogam yang dilapisi ferro oxide dan bahan yang mudah termagnetisasi, Struktur hardisk tersusun atas ejumlah disk dengan jumlah track bisa mencapai 200 track. Hardisk ini merupakan salah satu media penyimpanan sekunder yang mempunyai kapasistas yang relative besar. Program-program aplikasi berukuran besar yang banyak beredar, mutalk memerlukan hard disk sebagai media penyimpnannya.

  1. Removable Hard disk

Pada prinsipnya removable hardisk ini sama dengan hradisk. Hanya saja dapat bipsang dan dilepas dengan mudah. Biasanya berbentuk cartridge. Dalam perkembangannya removable hard disk ini berkembang dan sekarang mungkin lebih familiar dengan isitilah flash disk.

  1. Floppy disk/ disket

Floppy disk terbuat dari bahan plastic film yang dilapisi bahan magnetic lentur. Susunan data dalam floppy disk diatur serial dalam track dan sector.

  1. CD Room

CD ROM bukanlah alat penyimpananyang paling cepat, naum CD ROM merupakan media pendistribusian paling murah untuk data/informasi berukuran besar. CD-ROM buakn saja digunakan untuk menyimpan data teks, tetapi jugamenyimpan gambar, suara, dan animasi sehingga media ini cocok untuk aplkiasi multimedia.

  1. DVD

DVD merupakan kelanjutan teknologi memori sekunder menggunakan media optical disk. DVD memiliki kapasitas hingga mencapai 9 GB. Teknologi DVD sekarang banyak dimanfaatkan oleh perusahaan music dan film, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang  paling diminati sejaka dipekenalkan pertama kali.

  1. Mechnical Storage

Mechnical Storage mempunyai karakteristik sebagai berikut.

  • Terbuat dari bahan semikonduktor dan unsur mekanis.
  • Pembacaan dan penulisan data melibatkan unsur mekanis.
  • Contoh : disket.
  • Unsur mekanis yang terlibat: meliputi rotasi, translasi, dan gesekan.

Unsur mekanis ini mengakibatkan kecepatan transfer datanya jauh lebih rendah dari pada IC-RAM.

 G.    Cara kerja system komputer

Komputer bekerja dengan menerima data masukan melalui alat masukan. Selanjutnya CPU momrosesnya dan menghasilkan keluaran hasil pengolahan. Prinsip cara kerja sistem komputer ini dapat ditunjukan oleh Gambar berikut ini :

Sistem komputer sekalipun merupakan hasil teknoligi tingkat tinggi yang canggih, pada dasarnya merupakan benda mati yang tersusun atas rangkaian komponen elektronik yang hanya akan mampu menerima masukan, memproses, dan menghasilkan keluaran berdasarkan instruksi-instruksi dalam bentuk kode biner 0 (nol) dan 1 (satu). Berdasarkan kombinasi digit 0 dan 1 itulah komputer melalui piranti masukan berupa papan ketik atau piranti masukan yang lain harus diubah menjadi kode biner. Sungguh sangat sulit dibayangkan seandainya kita harus menuliskan instruksi-instruksi dalam kode biner 0 dan 1 tersebut. Untuk menghilangkan kesan yang rumit tersebut, para ahli berusaha mengembangkan berbagai macam perangkat lunak (software) komputer, salah satunya adalah bahasa pemograman (programming language). Perangkat lunak bahasa pemograman dikembangkan sebagai alat bantu untuk mengembangkan program aplikasi sesuai dengan kebutuhan pemakai.

Komputer bisa mengerti tentang program yang ditulis dengan menggunakan perangkat lunak bahasa pemograman karena masing-masing perangkat lunak bahasa pemograman dilengkapi dengan suatu penerjemah (compiler) . Compiler digunakan untuk menerjemahkan program yang dibuat dengan suatu bahasa pemograman tertentu kedalam bahasa mesin dalam kode biner. Dengan bantuan penerjemah tersebut, maka perintah-perintah dalam program yang dibuat dengan bahasa pemograman dapat dimengerti dan dilaksanakan oleh komputer. Proses penerjemahan program dalam salah satu bahasa pemograman disebut sebagi proses kompilasi (compilation).

Penerjemah dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu interpreter dan Compiler. Fungsi dan tugas kedua jenis penerjemah tersebut adalah sama, yaitu mengubah program yang ditulis dalam bahasa pemograman komputer kedalam bahasa mesin. Tetapi secara prinsip kedua jenis penerjemah tersebut mempunyai berbeda. Interpreter akan mengubah program sumber (source program) yang ditulis dalam bahasa pemograman kedalam bahasa mesin selangkah demi selangkah dimulai pada baris paling awal hingga baris paling akhir. Oleh karena itu dengan menggunakan interpreter program yang hendak diubah bahasanya tidak harus selese dibuat secara keseluruhan terlebih dahulu. Basic merupakan contoh merupakan bahasa pemograman yang menggunakan penerjemah jenis interpreter . Sedangkan compiler akan mengubah bahasa dalam program sumber (source program) yang ditulis dalam bahasa pemograman ke dalam bahasa mesin sekaligus secara keseluruhan mulai pada baris paling awal hingga baris paling akhir. Oleh karena itu dengan menggunakan compiler program yang hendak diterjemahkan harus selese dibuat secara keseluruhan terlebih dahulu sebelum dikompilasi. Pascal merupakan salah satu contoh bahasa pemograman yang menggunakan compiler.

Secara umum, proses menjalankan suatu program yang ditulis dengan bahasa pemograman hingga menghasilkan keluaran sesuai dengan diprogramkan harus melalui tiga tahapan utama yaitu :

  1. Tahap Kompilasi (compilasi)

Tahap kolpilasi merupakan proses menerjemahkan program aplikasi yang ditulis dalam bahasa pemograman menjadi program dalam bahasa mesin yang disebut Object Program. Program dalam bahasa mesin yang tersebut masih belum dijalankan / dieksekusi.

  1. Tahap Penggabungan (link)

Tahap penggabungan merupakan proses menggabungkan program bahasa mesin yang dihasilkan pada tahap 1 dengan beberapa komponen lain yang diperlukan sehingga menjadi program exe (executable machine)yang siap untuk dieksekusi.

  1. Tahap eksekusi (execution)

tahap eksekusi merupakan proses pelaksanaan instruksi dalam program aplikasi yang sesungguhnya. dalam tahap ini data-data masukan dibaca untuk kemudian diproses dan akan memberikan hasil sesuai yang diinginkan sebagaimana tertulis dalam programnya.

Sekalipun proses pengubahan bahasa ntersebut harus melalui tiga tahapan, namun karena semua itu dilakukan oleh mesin komputer yang memiliki kecepatan sangat tinggi, maka dalam kenyataannya justru jauh lebih. gambar dibawah ini menunjukan langkah penerjemah dalam mengubah program dalam bahasa pemograman ke dalam bentuk bahasa mesin.

Setiap bahasa pemograman dilengkapi dengan penerjemah yang berbeda, bahkan untuk setiap versi yangberbeda juga mempunyai compiler khusus yang berbeda dengan versi yang lain. Semakin baru versi bahasa pemograman akan semakin banyak variasi perintah yang dimiliki, namun tetap mempertahankan perintahdalam versi sebelumnya. Akibatnya, suatu program aplikasi yang ditulis dalam versi yang awal akan dapat diproses oleh kompiler dalam versi yanglebih baru, namun tidak demikian sebaliknya. Hal ini dapat dimengerti karena terdapat perintah-perintah dalam versi baru yangtidak dimiliki dan tidak diketahui oleh compiler versi sebelumnya. Tetapi sebaliknya, umumnya perintah-perintah dalam versi yang lebih awal tetap dipertahankan dalam versi yang lebih baru.

Intruksi yang dapat diproses oleh CPU hanyalah instruksi dalam bentuk bahasa mesin/biner. Instruksi dan data yang akan diproses oleh CPU diletakkan terlebih dahulu di main memory. Proses ini bisa dilakukan dengan mengetikkan nama program pada prompt DOS, atau meng-klik icon pada tampilan Windows.

Tahap pertama pemrosesan suatu instruksi oleh CPU adalah pengambilan instruksi dari main memory ke CPU dan akan diletakan didalam register IR. Tahap ini disebut instruction fetch. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap ini disebut waktu instruksi (instruction time).

Selanjutnya tahap kedua adalah melaksanakan instruksi yang dalam IR register.Tahap ini disebut instruction execute. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap kedua ini disebut waktu eksekusi (execution time). Sedangkan total waktu yang dibutuhkan untuk tahap pertama dan kedua disebut waktu siklus (cycle time).

Kecepatan CPU diukur berdasarkan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan satu sklus mesin yang diukur dengan satuan Megahertz (Mhz). Ukuran 1 Mhz dimaksudkan bahwa komputer dapat menyelesaikan 1 juta siklus per detik. Alat pengukur waktu dalam CPU disebut clock. Clock akan berdetak pada setiap siklus yang dilakukan. Untuk CPU dengan kecepatan 16 Mhz berarti clock akan berdetakk sebanyak 16 juta kali pada setiap detiknya. Teknologi yang lebih baru akan memiliki kecepatan proses dan clock yang semakin tinggi.

 H.    Perkembangan Hardware

Perkembangan perangkat keras

Jauh sebelum kemunculan sistem komputer, manusia telah mengembangkan beberapa alat itung sebagai berikut.

  1. Alat manual : tulang(300.000 SM), petroglyps(300.00 – 14.000 SM), lempengan tanah liat(9.000)
  2. Alat mekanik : mesin hitung I(1623), mesin hitung otomatis I(1642), mesin penggali (1666)/
  3. Alat mekanik elektronik : mesin tabulasi kartu plong mekanik – elektronik I (1890), mesin penghitung otomatis (1920).

Perkembangan perangkat sistem komputer :

  1. Komputer digital elektronik I(1942)
  2. Komputer generasi I, tahun 1946 – 1959.
  3. Komputer generasi 91960)
  4. GPSSII, tahun 1959 – 1965
  5. Komputer generasi III, tahun 1965 – 1970.
  6. Komputer generasi IV, tahun 1970.
  7. Komputer mendatang, mengarah pda tekhnologi komputer elektronik yang mempunyai kemampuan menyerupai manusia.

 

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: